GABE NEWELL
Gabe
Newell atau biasa disingkat Gaben oleh fans, adalah co-founder dari Valve
Corporation. Beliau adalah salah satu orang di balik kesuksesan game seperti
Half-Life, Counter Strike, Portal, Team Fortress, dan Left 4 Dead. Selain
kontribusi besar melalui game, beliau juga salah satu orang yang berperan besar
dalam pengembangan layanan distribusi game secara digital paling besar di
dunia, Steam.
Sebagai pimpinan dari Valve, tidak heran
banyak orang sangat menyukai Gabe Newell. Namun, tanpa kita sadari ternyata dia
adalah salah satu orang terkaya di Amerika. Ditambah lagi, kelihatannya
kekayaannya akan semakin bertambah setelah dirinya masuk ke dalam daftar 100 orang
terkaya di Amerika.
Newell adalah seorang drop-out dari Harvard University yang bekerja untuk
Microsoft. Setelah 13 tahun bekerja untuk Microsoft, terinspirasi dari rekan
kerja beliau yaitu Michael Abrash yang keluar dari Microsoft untuk mengerjakan
Quake untuk id Software, Newell dan Mike Harrington memutuskan untuk keluar
dari Microsoft dan mulai mengerjakan game berjudul Half-Life. Saat mengerjakan
game ini, mereka menggunakan dana dari tabungan pribadi, dan mulai menerima
keuntungan setelah Half-Lifedirilis dengan respon yang luar biasa positif.
Setelah kesuksesan Half-Life, Harrington meninggalkan Valve dan memutuskan
kerja samanya dengan Newell, membuat Newell menjadi pemilik utama dari Valve.
Newell terkenal akan komentarnya yang selalu blak-blakan terhadap keadaan
industri video game. Salah satu contohnya adalah saat dia mengatakan bahwa
mengembangkan game untuk PS3 adalah hal yangmenyusahkan dan seharusnya ditinggalkan,
walaupun setelah ada konfirmasi bahwa Portal 2 akan dirilis di PS3, Newell meminta maaf atas pernyataan dia yang
sebelumnya. Selain mengkritisi Sony, Newell juga pernah mengkritisi Microsoft
dan mengatakan bahwa layanan Xbox Live adalah suatu hal yang sangat kacau.
Dia juga pernah mengkritisi Windows 8 dan mengatakan bahwa OS ini
mengacaukan sifat dasar dari PC gaming yang terbuka.
steam dibuat
oleh Developer game bernama Valve, yang didirikan oleh Gabe Newell atau biasa
dipanggil "Lord Gaben" oleh para Gamers, pada tahun 1996.
Pada
tahun 2007 Gabe mengeksperesikan ketidakpuasannya terhadap konsol dan keharusan
menjual game yang dibuatnya dalam bentuk konsol, karena dianggap
"menyia-nyiakan waktu semua orang" dan "kekacauan pada banyak
proses"
Gabe juga melemparkan cemooh pada layanan "Xbox live" dengan menyebutnya "Kereta rusak".
Dan hasilnya membuat banyak orang yang mencemooh Steam terpaksa menjilat ludah sendiri, Tertanggal Januari 2014, lebih dari 3000 Games tersedia melalui Steam, dengan User-aktif sebanyak 75 juta user. pada Oktober 2013Screen Digest mengestimasi sebanyak 75% Pembelian PC games melalui online adalah melalui Steam, Market-sharedengan angka fantastis.
Pada Desember 2010, Forbes mendaftarkan Newell sebagai "nama yang perlu anda ketahui" dikarenakan Steam memiliki hubungan kerja sama dengan banyak developer besar. Pada Maret 2012, Forbes mengestimasi kekayaan Newell sebesar $1.5 Milliar, menempati ranking 854 orang terkaya didunia.
Gabe juga melemparkan cemooh pada layanan "Xbox live" dengan menyebutnya "Kereta rusak".
Dan hasilnya membuat banyak orang yang mencemooh Steam terpaksa menjilat ludah sendiri, Tertanggal Januari 2014, lebih dari 3000 Games tersedia melalui Steam, dengan User-aktif sebanyak 75 juta user. pada Oktober 2013Screen Digest mengestimasi sebanyak 75% Pembelian PC games melalui online adalah melalui Steam, Market-sharedengan angka fantastis.
Pada Desember 2010, Forbes mendaftarkan Newell sebagai "nama yang perlu anda ketahui" dikarenakan Steam memiliki hubungan kerja sama dengan banyak developer besar. Pada Maret 2012, Forbes mengestimasi kekayaan Newell sebesar $1.5 Milliar, menempati ranking 854 orang terkaya didunia.
Sumber:
http://jsebastiansyah.blogspot.co.id/2015/12/tugas-biografi-praktikum-ti-biografi.html
https://today.line.me/id/pc/article/Resmi+Gabe+Newell+Sekarang+Adalah+Salah+Satu+Orang+Terkaya+Di+Amerika-aBqjD6
NADIEM MAKARIM
NADIEM MAKARIM
Nadiem Makarim lahir 4 juli 1984. Di ketahui bahwa Nadiem Makarim mulai
bersekolah SD di Jakarta, kemudian ia lulus SMA di Singapura, dari Singapura ia
kemudian melanjutkan pendidikannya di jurusan International Relations di Brown
University, Amerika Serikat. dan selama setahun ia mengikuti program foreign
exchange di London School of Economics. Ia juga melanjutkan studinya di Harvard
Business School, Harvard University dan lulus dengan menyandang gelar MBA
(Master Business Of Administration). Nadiem Makarim diketahui pernah bekerja di
sebuah perusahaan Mckinsey & Company sebuah konsultan ternama di Jakarta
dan menghabiskan masa selama tiga tahun bekerja disana. Diketahui pula ia
pernah bekerja sebagai Co-founder dan Managing Editor di Zalora Indonesia kemudian
menjadi Chief Innovation officer kartuku. Berbekal banyak pengalaman selama
bekerja, Nadiem Makarim kemudian memberanikan diri untuk berhenti dari
pekerjaannya dan mendirikan perusahaan GO-JEK pada tahun 2011.
Nadiem
lebih memilih menggunakan ojek saat pulang atau pergi ke kantor ketimbang
mengunakan mobil pribadi karena merasa lebih aman, tingkat kecelakaan pada
pengguna ojek sangat kecil. Bahkan ia hampir 5 kali sehari naik ojek. Selama
menggunakan jasa ojek, ia tidak pernah mengalami kecelakaan tidak seperti saat
ia menggunakan taksi, dirinya pernah dua kali kecelakaan, kendaraan pribadi
tiga kali kecelakaan, dan naik motor pribadi satu kali kecelakaan.
Lantaran sering menggunakan jasa ojek, Nadiem pun sering
ngobrol dengan para tukang ojek langganannya. Dari hasil obrolan dan
pengamatannya, ia mengetahui bahwa sebagian besar waktu tukang ojek banyak
dihabiskan untuk mangkal dan menunggu penumpang.
Saat di pangkalan ojek, biasanya tukang ojek bergiliran dengan tukang ojek
lainnya. Sudah giliran, kadang penumpang sepi. Sementara itu, dari sisi
pengguna jasa, keamanan dan kenyamanan ojek beum terjamin 100 persen
Dari hasil riset itulah ia mendapatkan ide
membuat inovasi bagaimana orang bisa dengan mudah memesan ojek melalui ponsel
tanpa harus repot ke pangkalan ojek, jadi orang yang jauh dengan pangkalan
ojekpun dapat menikmatinya. Tukang ojek sendiri tidak harus mangkal. Bagi
penumpang, menggunakan ojek juga lebih aman karena jelas dan terdaftar.
Ide Nadiem ini juga sejalan dengan salah satu
tugas kuliah ketika mengambil master di Harvard Business School. Saat awal
merintis bisnis, ia hanya memiliki 10 karyawan dan 20 tukang ojek.
PERKEMBANGAN ETIKA BISNIS
DARI MASA KE MASA
PENGERTIAN ETIKA BISNIS
Etika (yunani kuno : “ ethikos” , berarti timbul dari kebiasaan “) adalah sebuah sesuatu dimana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standard dan penilaian moral.
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Kemajuan ekonomi suatu negara memacu perkembangan bisnis dan mendorong munculnya pelaku bisnis baru sehingga menimbulkan persaingan yang cukup tajam di dalam dunia bisnis. Hampir semua usaha bisnis bertujuan untuk memperoleh keuntungan yang sebesarbesarnya (profitmaking) agar dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku bisnis dan memperluas jaringan usahanya. Namun terkadang untuk mencapai tujuan itu segala upaya dan tindakan dilakukan walaupun pelaku bisnis harus melakukan tindakan-tindakan yang mengabaikan berbagai dimensi moral dan etika dari bisnis itu sendiri.
Etika dalam dunia bisnis diperlukan untuk menjaga hubungan baik dan fairness dalam dunia bisnis. Etika bisnis mencapai status ilmiah dan akademis dengan identitas sendiri, pertama kali timbul di amerika srikat pada tahun 1970-an.
Perkembangan etika dari tahun ke tahun
1. Masa Peralihan: tahun 1960-an
Pada saat ini terjadi perkembangan baru yang dapat disebut sebagai persiapan langsung bagi timbulnya etika bisnis. Ditandai pemberontakan terhadap kuasa dan otoritas di Amerika Serikat (AS), revolusi mahasiswa (di ibukota Perancis), penolakan terhadap establishment (kemapanan).. Pada saat ini juga timbul anti konsumerisme. Hal ini memberi perhatian pada dunia pendidikan khususnya manajemen, yaitu dengan memasukan mata kuliah baru ke dalam kurikulum dengan nama busines and society and coorporate sosial responsibility, walaupun masih menggunakan pendekatan keilmuan yang beragam minus etika filosofis.
2. Etika Bisnis Lahir di AS: tahun 1970-an
Terdapat dua faktor yang mendorong kelahiran etika bisnis pada tahun 1970-an yaitu:
• sejumlah filsuf mulai terlibat dalam memikirkan masalah-masalah etis di sekitar bisnis dan etika bisnis dianggap sebagai suatu tanggapan tepat atas krisis moral yang sedang meliputi dunia bisnis
• terjadinya krisis moral yang dialami oleh dunia bisnis. Pada saat ini mereka bekerja sama khususnya dengan ahli ekonomi dan manejemen dalam meneruskan tendensi etika terapan. Norman E. Bowie menyebutkan bahwa kelahiran etika bisnis ini disebabkan adanya kerjasama interdisipliner, yaitu pada konferesi perdana tentang etika bisnis yang diselanggarakan di universitas Kansas oleh philosophi Departemen bersama colledge of business pada bulan November 1974.
3. Etika Bisnis Meluas ke Eropa: tahun 1980-an
Di Eropa Barat, etika bisnis sebagai ilmu baru mulai berkembang kira-kira 10 tahun kemudian. Hal ini pertama-tama ditandai dengan semakin banyaknya perguruan tinggi di Eropa Barat yang mencantumkan mata kuliah etika bisnis. Pada taun1987 didirkan pula European Ethics Nwork (EBEN) yang bertujuan menjadi forum pertemuan antara akademisi dari universitas, sekolah bisnis, para pengusaha dan wakil-wakil dari organisasi nasional dan nternasional.
4. Etika Bisnis menjadi Fenomena Global: tahun 1990-an
Etika bisnis telah hadir di Amerika Latin, ASIA, Eropa Timur dan kawasan dunia lainnya. Di Jepang yang aktif melakukan kajian etika bisnis adalah institute of moralogy pada universitas Reitaku di Kashiwa-Shi. Di india etika bisnis dipraktekan oleh manajemen center of human values yang didirikan oleh dewan direksi dari indian institute of manajemen di Kalkutta tahun 1992. Telah didirikan International Society for Business, Economics, and Ethics (ISBEE) pada 25-28 Juli 1996 di Tokyo.
Di indonesia sendiri pada beberapa perguruan tinggi terutama pada program pascasarjana telah diajarkan mata kuliah etika bisnis. Selain itu bermunculan pula organisasi-organisasi yang melakukan pengkajian khusus tentang etika bisnis misalnya lembaga studi dan pengembangan etika usaha indonesia (LSPEU Indonesia) di jakarta.
5. Etika Profesional Profesi Akuntan Publik
Setiap profesi yang menyediakan jasanya kepada masyarakat memerlukan kepercayaan dari masyarakat yang dilayaninya. Kepercayaan masyarakat terhadap mutu jasa akuntan publik akan menjadi lebih tinggi, jika profesi tersebut menerapkan standar mutu tinggi terhadap pelaksanaan pekerjaan profesional yang dilakukan oleh anggota profesinya. Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik merupakan etika profesional bagi akuntan yang berpraktik sebagai akuntan publik Indonesia. Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik bersumber dari Prinsip Etika yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia.
Dalam konggresnya tahun 1973, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) untuk pertama kalinya menetapkan kode etik bagi profesi akuntan Indonesia, kemudian disempurnakan dalam konggres IAI tahun 1981, 1986,1994, dan terakhir tahun 1998. Etika profesional yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia dalam kongresnya tahun 1998 diberi nama Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia.
Akuntan publik adalah akuntan yang berpraktik dalam kantor akuntan publik, yang menyediakan berbagai jenis jasa yang diatur dalam Standar Profesional Akuntan Publik, yaitu auditing, atestasi, akuntansi dan review, dan jasa konsultansi. Auditor independen adalah akuntan publik yang melaksanakan penugasan audit atas laporan keuangan historis yang menyediakan jasa audit atas dasar standar auditing yang tercantum dalam Standar Profesional Akuntan Publik. Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia dijabarkan ke dalam Etika Kompartemen Akuntan Publik untuk mengatur perilaku akuntan yang menjadi anggota IAI yang berpraktik dalam profesi akuntan publik
PENGERTIAN ETIKA BISNIS
Etika (yunani kuno : “ ethikos” , berarti timbul dari kebiasaan “) adalah sebuah sesuatu dimana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standard dan penilaian moral.
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Kemajuan ekonomi suatu negara memacu perkembangan bisnis dan mendorong munculnya pelaku bisnis baru sehingga menimbulkan persaingan yang cukup tajam di dalam dunia bisnis. Hampir semua usaha bisnis bertujuan untuk memperoleh keuntungan yang sebesarbesarnya (profitmaking) agar dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku bisnis dan memperluas jaringan usahanya. Namun terkadang untuk mencapai tujuan itu segala upaya dan tindakan dilakukan walaupun pelaku bisnis harus melakukan tindakan-tindakan yang mengabaikan berbagai dimensi moral dan etika dari bisnis itu sendiri.
Etika dalam dunia bisnis diperlukan untuk menjaga hubungan baik dan fairness dalam dunia bisnis. Etika bisnis mencapai status ilmiah dan akademis dengan identitas sendiri, pertama kali timbul di amerika srikat pada tahun 1970-an.
Perkembangan etika dari tahun ke tahun
1. Masa Peralihan: tahun 1960-an
Pada saat ini terjadi perkembangan baru yang dapat disebut sebagai persiapan langsung bagi timbulnya etika bisnis. Ditandai pemberontakan terhadap kuasa dan otoritas di Amerika Serikat (AS), revolusi mahasiswa (di ibukota Perancis), penolakan terhadap establishment (kemapanan).. Pada saat ini juga timbul anti konsumerisme. Hal ini memberi perhatian pada dunia pendidikan khususnya manajemen, yaitu dengan memasukan mata kuliah baru ke dalam kurikulum dengan nama busines and society and coorporate sosial responsibility, walaupun masih menggunakan pendekatan keilmuan yang beragam minus etika filosofis.
2. Etika Bisnis Lahir di AS: tahun 1970-an
Terdapat dua faktor yang mendorong kelahiran etika bisnis pada tahun 1970-an yaitu:
• sejumlah filsuf mulai terlibat dalam memikirkan masalah-masalah etis di sekitar bisnis dan etika bisnis dianggap sebagai suatu tanggapan tepat atas krisis moral yang sedang meliputi dunia bisnis
• terjadinya krisis moral yang dialami oleh dunia bisnis. Pada saat ini mereka bekerja sama khususnya dengan ahli ekonomi dan manejemen dalam meneruskan tendensi etika terapan. Norman E. Bowie menyebutkan bahwa kelahiran etika bisnis ini disebabkan adanya kerjasama interdisipliner, yaitu pada konferesi perdana tentang etika bisnis yang diselanggarakan di universitas Kansas oleh philosophi Departemen bersama colledge of business pada bulan November 1974.
3. Etika Bisnis Meluas ke Eropa: tahun 1980-an
Di Eropa Barat, etika bisnis sebagai ilmu baru mulai berkembang kira-kira 10 tahun kemudian. Hal ini pertama-tama ditandai dengan semakin banyaknya perguruan tinggi di Eropa Barat yang mencantumkan mata kuliah etika bisnis. Pada taun1987 didirkan pula European Ethics Nwork (EBEN) yang bertujuan menjadi forum pertemuan antara akademisi dari universitas, sekolah bisnis, para pengusaha dan wakil-wakil dari organisasi nasional dan nternasional.
4. Etika Bisnis menjadi Fenomena Global: tahun 1990-an
Etika bisnis telah hadir di Amerika Latin, ASIA, Eropa Timur dan kawasan dunia lainnya. Di Jepang yang aktif melakukan kajian etika bisnis adalah institute of moralogy pada universitas Reitaku di Kashiwa-Shi. Di india etika bisnis dipraktekan oleh manajemen center of human values yang didirikan oleh dewan direksi dari indian institute of manajemen di Kalkutta tahun 1992. Telah didirikan International Society for Business, Economics, and Ethics (ISBEE) pada 25-28 Juli 1996 di Tokyo.
Di indonesia sendiri pada beberapa perguruan tinggi terutama pada program pascasarjana telah diajarkan mata kuliah etika bisnis. Selain itu bermunculan pula organisasi-organisasi yang melakukan pengkajian khusus tentang etika bisnis misalnya lembaga studi dan pengembangan etika usaha indonesia (LSPEU Indonesia) di jakarta.
5. Etika Profesional Profesi Akuntan Publik
Setiap profesi yang menyediakan jasanya kepada masyarakat memerlukan kepercayaan dari masyarakat yang dilayaninya. Kepercayaan masyarakat terhadap mutu jasa akuntan publik akan menjadi lebih tinggi, jika profesi tersebut menerapkan standar mutu tinggi terhadap pelaksanaan pekerjaan profesional yang dilakukan oleh anggota profesinya. Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik merupakan etika profesional bagi akuntan yang berpraktik sebagai akuntan publik Indonesia. Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik bersumber dari Prinsip Etika yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia.
Dalam konggresnya tahun 1973, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) untuk pertama kalinya menetapkan kode etik bagi profesi akuntan Indonesia, kemudian disempurnakan dalam konggres IAI tahun 1981, 1986,1994, dan terakhir tahun 1998. Etika profesional yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia dalam kongresnya tahun 1998 diberi nama Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia.
Akuntan publik adalah akuntan yang berpraktik dalam kantor akuntan publik, yang menyediakan berbagai jenis jasa yang diatur dalam Standar Profesional Akuntan Publik, yaitu auditing, atestasi, akuntansi dan review, dan jasa konsultansi. Auditor independen adalah akuntan publik yang melaksanakan penugasan audit atas laporan keuangan historis yang menyediakan jasa audit atas dasar standar auditing yang tercantum dalam Standar Profesional Akuntan Publik. Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia dijabarkan ke dalam Etika Kompartemen Akuntan Publik untuk mengatur perilaku akuntan yang menjadi anggota IAI yang berpraktik dalam profesi akuntan publik



